Astronomy trading, sering dikenal juga sebagai Financial Astrology adalah metode trading yang menggunakan prinsip siklus astronomi dan posisi benda langit untuk memprediksi arah pergerakan pasar keuangan (saham, forex, komoditas).
Konsep ini didasarkan pada keyakinan bahwa pergerakan planet-planet, matahari, dan bulan memengaruhi perilaku manusia (kolektif/psikologi pasar), yang kemudian tecermin dalam grafik harga.
Berikut adalah konsep dasar dan landasan trading astronomy:
Konsep Dasar Astronomy Trading
Analisis Waktu (Timing) daripada Harga: Tujuan utamanya adalah menentukan kapan harga akan berbalik arah (reversal), bukan hanya di harga berapa.
Trader mencari "tanggal kunci" (reversal dates) ketika pasar kemungkinan besar mencapai titik tertinggi (high) atau terendah (low).
Siklus Planet dan Aspek:
Trader memantau posisi planet (seperti Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus) dan sudut antar planet (aspek) seperti konjungsi, oposisi, dan kuadrat.
Aspek tertentu diyakini menciptakan energi yang memicu volatilitas atau perubahan arah tren.
Siklus Bulan (Moon Cycles):
Menggunakan fase bulan (bulan baru, bulan purnama) untuk memprediksi fluktuasi pasar jangka pendek.
Kombinasi dengan Teknikal (Fibonacci):
Astronomy trading modern (Astronacci) tidak berdiri sendiri, melainkan menggabungkan posisi planet (time) dengan Fibonacci retracement/extension (price) untuk akurasi yang lebih tinggi.
Trading Berdasarkan Apa?
Astronomy trading bertumpu pada beberapa faktor langit dan data historis:
Posisi Planet (Planetary Ingress): Saat planet berpindah dari satu tanda zodiak ke zodiak lain.
Gerhana (Eclipses): Gerhana matahari dan bulan sering dianggap sebagai penanda perubahan volatilitas yang signifikan.
Planet Retrograde: Saat planet tampak bergerak mundur, sering dikaitkan dengan kebingungan pasar atau pembalikan tren.
Data Historis (Ephemeris): Menggunakan tabel posisi benda langit (Ephemeris) untuk membandingkan siklus masa lalu dengan kondisi pasar saat ini.
Contoh Penerapan:
Jika secara historis konjungsi planet A dan B selalu menyebabkan saham naik, maka ketika posisi tersebut terjadi kembali, trader bersiap untuk membeli.
Catatan: Astronomy trading adalah pendekatan yang berfokus pada psikologi massa dan siklus waktu, sering digunakan bersamaan dengan analisis teknikal konvensional (price action) untuk hasil maksimal

.png)
0 komentar:
Posting Komentar